Berat Badan Ideal Anak
Berat Badan Ideal Anak

Penurunan atau kenaikan berat badan sangat erat kaitannya dengan dengan jumlah dan jenis asupan makanan yang diberikan ke dalam tubuh. Namun pada kasus khusus, sistem metabolisme seseorang berperan jauh lebih besar. Adanya fenomena obesitas pada anak mengharuskan orang tua mengenali  dan memahami peranan sistem metabolisme terhadap berat badan ideal anak. Seorang anak memerlukan jumlah makanan yang banyak dengan gizi yang seimbang pada proses tumbuh kembangnya. Namun tak jarang pengaturan jumlah dan jenis makanan yang telah sesuai dengan aturan, tidak cocok diaplikasikan pada anak.

Misalnya anak memiliki kelebihan berat badan yang cukup signifikan dibanding teman sebayanya atau sebaliknya, berat badan anak terlalu kecil untuk ukuran anak  seusianya. Hal ini salah satunya diakibatkan oleh sistem metabolisme yang unik pada setiap anak.  Metabolisme adalah proses penguraian bahan makanan yang memiliki ukuran molekul besar dan kompleks menjadi zat gizi dengan ukuran molekul yang lebih sederhana . Sistem kerja tubuh manusia dalam melakukan metabolisme makanan berbeda-beda karena dipengaruhi oleh faktor genetis.

Pada tubuh yang memiliki kemampuan untuk melakukan metabolisme dengan cepat memungkinkan lebih cepatnya proses penyerapan zat gizi. Zat gizi yang diserap tubuh selanjutnya digunakan sebagai sumber energi untuk  bergerak, bertumbuh, dan berkembang. Tipe metabolisme cepat ini umumnya terjadi pada anak yang porsi makannya banyak namun berat badannya kecil. Sebaliknya, pada tubuh seseorang yang memiliki kemampuan metabolisme yang lambat menjadikan lebih lambatnya proses penguraian bahan makanan tersebut dan akibatnya menumpuk sebagai lemak. Tipe metabolism lambat ini mengundang resiko obesitas pada anak. Jika berat badan ideal anak tidak dipenuhi, maka proses perkembangannya akan terganggu baik dari segi kecerdasan ataupun mentalnya.

Adanya perbedaan sistem metabolisme ini menjadikan orang tua perlu menerapkan strategi pengaturan jenis dan jumlah asupan nutrisi, disertai dengan pendisiplinan pola hidup anak seperti rutin berolahraga dan waktu tidur yang cukup  agar tercapainya indikator anak sehat, yaitu berat badan ideal anak terpenuhi.