jual kacamata priaTahun 1920 kacamata round frame sudah sangat populer karena sering digunakan oleh musisi terkenal di dunia seperti John Lennon. Karena John Lennon menggunakan kacamata round frame, maka penggemarnya mengikutinya dengan menggunakan kacamata tersebut.

Jarak yang sudah sangat lama tersebut tidak membuat model kacamata ini hilang tetapi karena desain yang disesuaikan dengan perkembangan jaman, maka sekarang ini jeni round frame vintage atau bingkai bulat masih banyak diminati oleh masyarakat yang ada di Indonesia.

Kacamata sudah dijadikan sebagai alat untuk membantu penampilan agar bisa menjadi lebih baik. Dengan menggunakan kacamata akan terlihat nilai-nilai plus dari gaya yang kita miliki.

Sudah sangat umum bahwa pemilihan kacamata haruslah disesuaikan dengan bentuk wajah yang kita miliki. Nah, untuk kacamata yang sering digunakan oleh John Lennon ini, maka yang mempunyai wajah kotak akan sangat cocok karena bisa menyeimbangkan antara wajah kotak dengan frame yang bulat dan tidak akan membuat wajah kita kelihatan bentuknya yang kotak.

Selain itu ketika menggunakan kacamata ini, maka kita akan terlihat santai tetapi penampilan kita akan tetap resmi dengan begitu kacamata ini banyak sekali dicari oleh orang yang menyukai gaya santai tapi resmi tidak kelihatan urakan yang akan tidak sangat nyaman dipandang oleh orang lain.

Bentuk yang bulat serta warna hitam sangat cocok dijadikan kacamata gaya yang bisa kita pilih dan meskipun usia kacamata jenis ini sudah sangat lama tetapi desain yang dibuat selalu menyesuaikan dengan zaman, bahkan sekarang ini sudah banyak model kacamata yang dibuat secara khusus untuk bisa tampil lebih cool lagi.

Toko yang jual kacamata pria di Indonesia sudah sangat banyak dan kita bisa memilih salah satu yang terbaik dan yang dipercaya oleh kita seperti frans nobel yang menyediakan banyak model kacamata dengan harga yang bisa terjangkau oleh masyarakat. Adanya toko online seperti ini sangat membantu sekali bagi para pecinta kacamata yang ingin memiliki kacamata.

Leave a Reply